Riset Pasar dalam Menjalankan Bisnis

oleh Admin • May 16, 2019 • Uncategorized

Riset Pasar dalam Menjalankan Bisnis


Riset pasar merupakan salah satu bagian penting dalam proses pengambilan keputusan bisnis. Melalui riset pasar, perusahaan dapat memahami kondisi pasar, kebutuhan konsumen, perilaku pelanggan, perkembangan kompetitor, hingga peluang yang dapat dikembangkan.

Dalam menjalankan bisnis, keputusan tidak sebaiknya hanya didasarkan pada asumsi atau intuisi. Data yang diperoleh melalui riset pasar dan riset pemasaran dapat membantu perusahaan memahami apakah sebuah produk atau layanan memiliki peluang untuk diterima oleh pasar.

Riset pasar juga dapat dilakukan sebelum perusahaan meluncurkan produk baru, membuka cabang, melakukan ekspansi wilayah, menentukan target konsumen, menyusun strategi pemasaran, maupun mengevaluasi produk yang sudah berjalan.

Karena itu, riset pasar memiliki peran penting dalam membantu perusahaan mengurangi ketidakpastian sebelum mengambil keputusan bisnis.


Apa Itu Riset Pasar?

Riset pasar adalah proses mengumpulkan, mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan data mengenai pasar, konsumen, produk, layanan, dan kompetitor untuk membantu perusahaan mengambil keputusan.

Data tersebut dapat berasal dari responden secara langsung maupun dari berbagai sumber data yang sudah tersedia.

Melalui riset pasar, perusahaan dapat memperoleh informasi seperti:

  • siapa target konsumennya;
  • apa kebutuhan konsumen;
  • bagaimana perilaku konsumen;
  • seberapa besar potensi pasar;
  • bagaimana tingkat persaingan;
  • bagaimana persepsi konsumen terhadap suatu produk;
  • berapa tingkat minat beli;
  • faktor apa yang memengaruhi keputusan pembelian;
  • serta peluang pasar yang masih dapat dikembangkan.

Dengan demikian, riset pasar bukan hanya berkaitan dengan aktivitas menjual produk. Lebih dari itu, riset pasar membantu perusahaan memahami pasar sebelum menentukan strategi bisnis.


Mengapa Riset Pasar Penting bagi Bisnis?

Bayangkan sebuah perusahaan ingin meluncurkan produk baru.

Perusahaan tentu ingin mengetahui:

Apakah produk tersebut benar-benar dibutuhkan masyarakat?

Kemudian muncul pertanyaan lain:

Siapa yang akan membeli?

Berapa harga yang sesuai?

Di wilayah mana produk tersebut memiliki peluang terbesar?

Siapa kompetitornya?

Apa alasan konsumen memilih produk tersebut?

Tanpa data, berbagai pertanyaan tersebut mungkin hanya dijawab berdasarkan asumsi.

Melalui riset pasar, perusahaan dapat mengumpulkan data secara sistematis untuk membantu menjawab pertanyaan tersebut.

Riset pasar dapat digunakan untuk:

1. Memahami Kebutuhan Konsumen

Perusahaan dapat mengetahui kebutuhan, preferensi, kebiasaan, dan masalah yang dihadapi konsumen.

2. Menentukan Target Pasar

Data penelitian dapat membantu perusahaan mengidentifikasi segmen konsumen yang relevan dengan produk atau layanan.

3. Mengidentifikasi Kompetitor

Riset dapat digunakan untuk memahami siapa saja kompetitor yang berada di pasar serta bagaimana posisi produk dibandingkan dengan pesaing.

4. Menilai Peluang Pasar

Perusahaan dapat melakukan penelitian untuk mengetahui potensi permintaan terhadap produk atau layanan tertentu.

5. Mengurangi Ketidakpastian Bisnis

Keputusan bisnis tetap memiliki risiko. Namun, data hasil penelitian dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan agar keputusan dibuat berdasarkan informasi yang lebih terukur.


Jenis-Jenis Riset Pasar

Secara umum, riset pasar dapat dibedakan berdasarkan sumber data yang digunakan.

Dua jenis yang umum digunakan adalah riset pasar primer dan riset pasar sekunder.


1. Riset Pasar Primer

Riset pasar primer adalah penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data secara langsung dari sumber pertama.

Artinya, perusahaan atau peneliti memperoleh informasi langsung dari responden atau objek penelitian.

Beberapa metode yang dapat digunakan antara lain:

Survei

Survei digunakan untuk mengumpulkan data dari sejumlah responden menggunakan kuesioner.

Metode ini dapat digunakan untuk mengetahui:

  • tingkat kepuasan pelanggan;
  • preferensi konsumen;
  • minat beli;
  • brand awareness;
  • perilaku konsumen;
  • persepsi terhadap produk;
  • hingga kebutuhan pasar.

Untuk kebutuhan survei dengan target responden tertentu, Anda dapat menggunakan layanan jasa riset pasar dari Survey Center Indonesia.

Wawancara

Wawancara dilakukan dengan mengajukan pertanyaan secara langsung kepada responden atau informan.

Metode ini dapat memberikan informasi yang lebih mendalam mengenai pengalaman, persepsi, kebutuhan, dan alasan di balik perilaku konsumen.

Focus Group Discussion

Focus Group Discussion atau FGD dilakukan dengan mengumpulkan beberapa peserta yang memiliki karakteristik tertentu untuk mendiskusikan suatu produk, layanan, konsep, atau topik penelitian.

FGD dapat membantu perusahaan memperoleh insight yang lebih mendalam mengenai persepsi konsumen.

Observasi

Observasi dilakukan dengan mengamati perilaku konsumen atau kondisi pasar secara langsung.

Contohnya adalah mengamati perilaku konsumen di toko, pusat perbelanjaan, restoran, atau lokasi bisnis lainnya.


2. Riset Pasar Sekunder

Berbeda dengan riset primer, riset pasar sekunder menggunakan data yang sebelumnya telah tersedia.

Data tersebut dapat berasal dari:

  • laporan industri;
  • laporan perusahaan;
  • data pemerintah;
  • publikasi akademik;
  • jurnal penelitian;
  • laporan pasar;
  • data statistik;
  • publikasi asosiasi industri;
  • maupun sumber data lainnya.

Keuntungan dari riset sekunder adalah perusahaan tidak selalu perlu melakukan pengumpulan data dari nol.

Data yang tersedia dapat digunakan sebagai dasar untuk memahami kondisi industri, tren pasar, ukuran pasar, perkembangan sektor, dan lingkungan kompetitif.

Namun, peneliti tetap perlu mengevaluasi kualitas, relevansi, periode, dan sumber data sebelum menggunakannya.


Metode Riset Pasar

Selain berdasarkan sumber datanya, riset pasar juga dapat dibedakan berdasarkan pendekatan penelitian.

Dua pendekatan yang umum digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif.


1. Metode Kuantitatif

Penelitian kuantitatif menggunakan data yang dapat diukur dan dinyatakan dalam bentuk angka.

Contohnya:

  • jumlah responden;
  • persentase konsumen;
  • tingkat kepuasan;
  • tingkat awareness;
  • frekuensi pembelian;
  • minat beli;
  • market share;
  • dan berbagai indikator numerik lainnya.

Metode kuantitatif sering menggunakan survei dengan jumlah responden tertentu.

Hasilnya kemudian dapat dianalisis menggunakan metode statistik untuk memperoleh gambaran yang lebih terukur mengenai kelompok yang diteliti.


2. Metode Kualitatif

Penelitian kualitatif berfokus pada pemahaman yang lebih mendalam mengenai alasan, persepsi, pengalaman, motivasi, dan perilaku seseorang.

Metode yang sering digunakan antara lain:

  • wawancara mendalam;
  • Focus Group Discussion;
  • observasi;
  • dan metode eksploratif lainnya.

Contohnya, survei kuantitatif dapat menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen menyukai suatu produk.

Penelitian kualitatif kemudian dapat membantu menjawab:

Mengapa konsumen menyukai produk tersebut?

Kedua pendekatan tersebut juga dapat dikombinasikan melalui mixed methods, tergantung tujuan penelitian.


Apa Saja yang Bisa Dianalisis dalam Riset Pasar?

Ruang lingkup riset pasar sangat luas.

Beberapa aspek yang dapat diteliti antara lain:

Ukuran dan Potensi Pasar

Mengetahui besarnya peluang pasar dan tingkat permintaan terhadap produk atau layanan.

Segmentasi Konsumen

Mengidentifikasi kelompok konsumen berdasarkan karakteristik tertentu seperti usia, lokasi, pekerjaan, pendapatan, perilaku, atau kebutuhan.

Perilaku Konsumen

Menganalisis bagaimana konsumen mencari informasi, memilih, membeli, menggunakan, dan mengevaluasi suatu produk.

Preferensi Konsumen

Mengetahui fitur, manfaat, harga, desain, atau karakteristik produk yang dianggap penting oleh konsumen.

Analisis Kompetitor

Memahami kondisi persaingan dan posisi perusahaan dibandingkan dengan kompetitor.

Persepsi Merek

Mengukur bagaimana konsumen mengenal dan memandang suatu merek.

Customer Experience

Mengetahui pengalaman konsumen ketika berinteraksi dengan produk maupun layanan perusahaan.

Product Research

Menguji konsep, fitur, harga, desain, kemasan, maupun tingkat penerimaan produk sebelum diluncurkan.


Bagaimana Proses Riset Pasar Dilakukan?

Riset pasar sebaiknya dilakukan melalui proses yang sistematis.

Secara umum, tahapannya dapat meliputi:

1. Menentukan Tujuan Penelitian

Tentukan pertanyaan bisnis yang ingin dijawab melalui penelitian.

2. Menentukan Target Penelitian

Tentukan siapa responden atau objek yang ingin diteliti.

3. Menentukan Metode Penelitian

Pilih metode yang sesuai, misalnya survei, wawancara, FGD, observasi, atau analisis data sekunder.

4. Menyusun Instrumen Penelitian

Jika menggunakan survei, tahap ini mencakup penyusunan kuesioner.

5. Mengumpulkan Data

Data dikumpulkan dari responden atau sumber yang telah ditentukan.

6. Melakukan Quality Control

Data perlu diperiksa untuk memastikan kelengkapan dan kesesuaiannya dengan kriteria penelitian.

7. Menganalisis Data

Data kemudian diolah dan dianalisis untuk menemukan pola, hubungan, tren, atau insight.

8. Menyusun Insight dan Rekomendasi

Hasil penelitian diterjemahkan menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.


Riset Pasar Tidak Hanya untuk Perusahaan Besar

Banyak orang menganggap riset pasar hanya diperlukan oleh perusahaan besar.

Padahal, riset pasar juga dapat digunakan oleh:

  • startup;
  • UMKM;
  • investor;
  • pengembang properti;
  • brand;
  • perusahaan jasa;
  • institusi pendidikan;
  • organisasi;
  • maupun bisnis yang sedang melakukan ekspansi.

Misalnya sebuah UMKM ingin membuka cabang baru.

Sebelum membuka lokasi tersebut, perusahaan dapat melakukan survei untuk mengetahui:

  • siapa calon konsumennya;
  • berapa tingkat minat masyarakat;
  • bagaimana karakteristik konsumen;
  • berapa harga yang dianggap sesuai;
  • siapa kompetitornya;
  • serta bagaimana potensi permintaan di wilayah tersebut.

Data tersebut kemudian dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan sebelum investasi dilakukan.


Riset Pasar untuk Mendukung Keputusan Bisnis

Riset pasar pada dasarnya bukan sekadar aktivitas mengumpulkan data.

Nilai utama dari penelitian terletak pada bagaimana data tersebut diubah menjadi insight yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan.

Karena itu, penelitian yang baik seharusnya dimulai dari pertanyaan bisnis yang jelas.

Misalnya:

“Apakah produk ini memiliki pasar?”

dapat dikembangkan menjadi:

“Siapa target konsumen utama?”

“Berapa tingkat minat beli?”

“Apa faktor yang paling memengaruhi keputusan pembelian?”

“Berapa harga yang dianggap sesuai?”

“Bagaimana posisi produk dibandingkan kompetitor?”

Pertanyaan yang lebih spesifik akan membantu menghasilkan desain penelitian yang lebih terarah.


Jasa Riset Pasar dan Market Research

Bagi perusahaan yang membutuhkan penelitian pasar secara lebih terstruktur, Survey Center Indonesia menyediakan layanan riset pasar dan riset konsumen untuk membantu memahami pasar, perilaku konsumen, kompetitor, dan peluang bisnis.

Layanan dapat mencakup berbagai kebutuhan seperti:

  • market research;
  • consumer survey;
  • customer satisfaction survey;
  • customer experience;
  • product research;
  • brand research;
  • analisis kompetitor;
  • survei potensi pasar;
  • employee survey;
  • polling dan quick survey;
  • serta academic research.

Pendekatan penelitian dapat menggunakan metode kuantitatif, kualitatif, maupun kombinasi keduanya sesuai tujuan dan kebutuhan proyek.


Survey Center Indonesia

Untuk kebutuhan penelitian pasar, pengumpulan data, maupun survei konsumen, Anda dapat mengenal lebih jauh Survey Center Indonesia sebagai Research Technology Company yang menyediakan berbagai layanan penelitian dan pengumpulan data.

Layanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, investor, brand, akademisi, UMKM, maupun organisasi yang membutuhkan data untuk mendukung proses pengambilan keputusan.


Kesimpulan

Riset pasar merupakan bagian penting dalam proses pengambilan keputusan bisnis.

Dengan melakukan penelitian secara sistematis, perusahaan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsumen, kondisi pasar, kompetitor, potensi permintaan, serta peluang pengembangan bisnis.

Riset pasar dapat dilakukan melalui data primer maupun data sekunder, sementara pendekatan penelitian dapat menggunakan metode kuantitatif, kualitatif, maupun mixed methods.

Yang terpenting, penelitian harus dimulai dari tujuan yang jelas dan menghasilkan insight yang relevan dengan keputusan yang ingin diambil.

Jika perusahaan membutuhkan bantuan untuk melakukan penelitian secara lebih terstruktur, Anda dapat menggunakan jasa riset pasar dari Survey Center Indonesia untuk kebutuhan riset pasar, riset konsumen, product research, customer research, maupun pengumpulan data.

Baca Juga