Studi Kelayakan Bisnis

oleh Admin Sep 23, 2019 Uncategorized

Studi Kelayakan Bisnis
Sebuah kegiatan yang dapat mempelajari secara mendalam mengenai suatu kegiatan atau usaha yang akan dijalankan. Bagaimana cara untuk menentukan layak atau tidaknya suatu bisnis dijalankan.dengan tujuan utama yaitu dilakukan studi kelayakan bisnis yang tentunya akan berdiri berjalan sesuai harapan baik dalam jangka pendek atau panjang. Inilah yang diperlukan dalam berbagai lini bisnis, menentukan bagaimana studi kelayakan bisa dijalankan bersama dengan usaha Anda. Untuk itu pada artikel kali ini akan dijelaskan mengenai pengertian dan juga tujuan dibuatnya studi kelayakan bisnis.

Pengertian Studi Kelayakan Bisnis

Yaitu sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mempelajari lebih mendalam mengenai kegiatan atau usaha yang akan dijalankan, juga menentukan layak atau tidaknya sebuah bisnis. Dimana tujuan utama dilakukan studi kelayakan bisnis yang tentunya akan berdiri apakah bisa berjalan sesuai harapan atau tidak. Serta untuk mengukur seberapa besar potensi bisnis dalam situasi yang mendukung atau dalam situasi yang kurang mendukung.

Aspek Studi Kelayakan Bisnis

Berikut ini beberapa aspek yang patut diketahui pada studi kelayakan bisnis: 1. Aspek Internal Kegiatan internal perusahaan yang bertujuan untuk menjual barang atau jasa yang di produksi melalui pasar. Aspek ini bertanggung jawab dalam menentukan ciri pasar yang akan dipilih. Analisis kelayakan dari aspek ini yang utama dalam hal meraih target pasar yang tepat sasaran. 2. Aspek Pasar Pengkajian aspek pasar penting dilakukan karena tidak ada proyek bisnis yang berhasil tanpa adanya permintaan atas barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan.  Analisis aspek pasar bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dan luas pasar, pertumbuhan permintaan, dan market share dari produk tersebut. 3. Aspek Legalitas Hal ini yang pasti berkaitan dengan keberadaan secara legal dimana perusahaan akan dibangun yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku seperti ijin lokasi dan ijin usaha. 4. Aspek Eksternal Aspek yang berkaitan dengan dampak lingkungan merupakan analisis yang paling dibutuhkan karena setiap proyek yang dijalankan akan memiliki dampak yang sangat besar bagi lingkungan sekitarnya. Seperti dampak dari air limbah, dampak pada tanah, dampak pada manusia dan dampak pada udara. Hal tersebut harus menjadi poin penting.

Tahapan Studi Kelayakan Bisnis

Penjelasan di bawah ini merupakan beberapa tahapan yang umum dilakukan pada dunia usaha: 1. Ide Untuk dapat menghasilkan sebuah ide bisnis yang dapat menghasilkan produk menjadi laku dijual dan menguntungkan, maka diperlukan adanya penelitian yang terorganisasi dengan baik juga adanya dukungan sumber daya yang memadai. Sehingga dari hal itu muncul ide kreatif yang bisa membuat produk Anda istimewa dan juga berbeda. 2. Penelitian Setelah adanya ide bisnis yang terpilih, selanjutnya dilakukan penelitian yang lebih mendalam dengan metode ilmiah seperti di bawah ini:
  • mengumpulkan sejumlah data
  • mengolah data
  • menganalisis dan menginterpretasikan hasil pengolahan data
  • menyimpulkan hasil yang didapat
  • membuat laporan hasil
3. Evaluasi Sebuah evaluasi untuk membandingkan sesuatu dengan satu atau lebih standar atas kriteria yang bersifat kuantitatif atau kualitatif. Hal yang dibandingkan  dalam evaluasi bisnis adalah seluruh biaya yang akan ditimbulkan oleh peran bisnis tersebut serta manfaat juga benefit yang diperkirakan akan diperoleh. Sehingga tercipta hasil yang maksimal dan mengetahui berapa besar kerugian yang ada. 4. Penyesuaian Urutan Usulan Yang Layak Apabila ada lebih dari satu usulan rencana bisnis yang dianggap layak dan kompeten, maka perlu dilakukan pemilihan rencana bisnis yang memiliki nilai tertinggi jika dibanding usulan lain yang berdasar pada kriteria penilaian yang telah ditentukan. Sehingga dengan adanya penilaian yang tepat dan terukur bisa memberikan hasil keputusan yang terbaik. 5. Rencana Pelaksanaan Setelah rencana bisnis tersebut sudah dipilih dan perlu dibuat rencana kerja pelaksanaan pembangunan pada bisnis tersebut. Mulai dari penentuan jenis pekerjaan, jumlah dan kualifikasi tenaga perencana, ketersediaan dana dan juga sumber daya lain serta kesiapan pihak manajemen dalam melaksanakan usaha. Dengan rencana yang matang maka program apapun itu dapat berjalan dengan lancar dan sukses. 6. Pelaksanaan Dalam realisasi pengembangan usaha diperlukan manajemen yang solid. Setelah usaha selesai dikerjakan tahap selanjutnya yaitu dengan melaksanakan operasional bisnis secara rutin. Hal ini agar dapat bekerja secara efektif dan juga efisien dalam rangka meningkatkan profit perusahaan. Dalam operasional perlu adanya kajian untuk mengevaluasi bisnis dari fungsi keuangan, pemasaran, produksi dan juga  operasi. Dengan begitu pelaksanaan tetap bisa dijalankan secara efektif dan menguntungkan. Studi kelayakan bisnis merupakan sebuah penelitian mengenai layak atau tidaknya sebuah usaha tersebut dijalankan dalam jangka waktu tertentu. Faktor yang membuat proses studi kelayakan bisnis ini mengalami kesalahan seperti data dan informasi yang kurang lengkap, kurang teliti, salah dalam hal perhitungan seperti biaya dan ongkos, pelaksanaan pekerjaan yang salah, kendala akan kondisi lingkungan sekitar yang tidak mendukung dan masih lagi lainnya. Dengan mengacu dan melihat dari beberapa aspek di atas, maka setiap usaha bisa dilakukan dengan cara yang layak. Sehingga mampu membuat usaha Anda menjadi lebih maju juga berkembang.